AKU YANG TAK PENTING
Bagiku kamu adalah prioritas.
Tapi nyatanya aku bagimu hanyalah sebuah minoritas yang tak terlihat.
Bagiku kamu adalah apa yang selalu ingin aku tuliskan dalam setiap lembar kisah hidupku. Namun bagimu aku justru bagian yang tak perlu diingat.
Bagiku kamu adalah setiap kata indah yang ingin aku baca berulangkali, namun aku justru menjadi paragraph yang terlewatkan bagimu.
Jika bagiku kau adalah oksigen, beda denganmu, aku justru kau anggap polusi yang menyesakan. Yang selalu ingin kau hindari, yang selalu ingin kau enyahkan.
Padahal bagiku kau adalah sebuah kebutuhan. Oksigen yang menghidupkanku, yang selalu aku cari.
Apa aku selalu begini????
Menjadi bagian gelap dalam hidupmu. Yang tak pernah sekalipun ingin kau sentuh. Yang justru selalu kau anggap sebelah mata. Bagaimana jika bagiku kau adalah sesuatu yang primer? Dimana aku tak bisa hidup tanpanya? Lalu apa yang bisa dilakukan oleh Si Pengganggu agar Si Penting tahu bahwa Si Pengganggu amat mencintai Si Penting?
gimana men???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar